Pengaruh bisnis pada kehidupan kita (masyarakat)

memberikan potensi dukungan pada bisnis Apakah kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan bisnis cukup memadai Dapatkah kondisi yang andai kata kurang baik, masih memungkinkan dapat dilakukan perubahan? Pertanyaan-pertanyaan di atas akan membantu

tentang kelayakan dukungan terhadap pembangunan bisnis termasuk potensi pengembangannya di tahun- tahun berikutnya. Selain itu aspek sosial juga mesti menyentuh beberapa hal terkait dengan kemungkinan dampaknya kepada masyarakat sekitar di kemudian hari. Untuk membantu mengkaji dampak proyek maka pertanyaan-pertanyaaan berkut akan membentu menemukan mengidentifikasikan dampak maupun manfaat bisnis dari

aspek sosial: Bagaimanakan dampak negatif baik langsung maupun tidak langsung dari kegiatan bisnis terhadap pola kedupan masyarakat sekitar

Apakah bisnis akan menimbulkan efek negaif terhadap pola komunikasi dan stuktur budaya yang dianggap mapan selama ini

Adakah kontribusi bisnis terhadap kesadaran pendidikan dan kesehatan Pola-pola hidup (gaya

hidup) yang bagaimana yang akan berubah akibat dibangunnya bisnis di sekitar tempat tinggal mereka, dan lain-lainn

`Bagaimana dampak bisnis terhadap kesehatan baik phisik amupun psikologi masyarkat sekitar. Pendek kata, kajian faktor social pada Studi kelayakan bisnis lebih menitik beratkan pada tata nilai (Value) dan sikap ( attitutde ) masyarakat yang membawa pengaruh terhadap gaya hidup

( life style ) dan mempengaruhi permintaan akan suatu produk jasa yang akan dihasilkan oleh bisnis yang bersangkutan termasuk kelangsungan hidup bisnis itu sendiri. Sebagai contoh kongkrit misalnya Keberhasilan Progran Keluarga Berencana di tahun 80 an selain berpengaruh terhadap demografi juga pada perilaku konsumsi, pendidikan formal, jenjang pendidikan. Perubahan pandangan terhadap waktu kerja, maupun wanita karir. Kuantitas maupun kualitas serta tuntutan terhadap produk/jasa ikut berpengaruh karena faktor ini.

Demikian halnya misalnya keberhasilan dalam masyarakat, teknologi informasi memungkinkan masyarakat di berbagai dunia mengadopsi budaya antar bangsa, pengaruh lintas budaya tersebut akan mempengaruhi aktivitaas dan produk yang dikonsumsi, ini terkait dengan adaptasi maupupun terjadinya adopsi budaya yang menyebabkan berubahkan daya

hidup, yang pada gilirannya berpengaruh terhadap pola kunsumsi masyarakat.Oleh karena itu setiap Rencana bisnis perlu dikaji bagaimana dampak dari perubahan-perubahan itu termasuk

manfaatnya terhadap kehidupan sebuah komunitas di masyarakat, ukuran kelayakan bisnis pada aspek ini lebih ditekankan kepada hal-hal yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak baik dalam dimensi jangka pendek maupun jangka panjang. Sebuah bisnis haruslah juga didirikan

tidak memberikan dampak negative terhadap kehidupan masyarakat, akan tetapi sebaliknya justru harus dapat berkontribusi terhadap meningkatkan martabat kehidupan masyarakat,misalnya meningkatnya mutu kesehatan, mutu pendidikan bahkan mutu

ekonomi mereka (meningkatknya daya beli) Setiap kegiatan yang dijalankan, termasuk pendirian bisnis baru akan selalu disertai dengan dampak-dampaknya, baik dampak positif dan negatif bagi pelaku dan juga berbagai kalangan disekitarnya. Suatu proyek akan dinyatakan layak dari aspek social ekonomi, jika dari perhitungannya dampak positif keberadaan proyek jauh lebih besar dari pada dampak negatif yang timbul dari berdirinya proyek tersebut.

 

dari google

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s